Gugat Pilkada Tangsel, Muhamad-Saras Ngarep MK “Kesampingkan” Syarat Batas Gugatan

  • Whatsapp

PENAPOLITIKA.COM – Kubu pasangan calon nomor urut 01 di Pilkada Tangsel, Muhamad-Saras (MuSa) resmi mengajukan gugatan ke MK, Senin (21/22/2020), perihal pembatalan keputusan KPU Tangsel (tergugat) tentang penetapan rekapitulasi penghitungan suara 17 Desember lalu.

Pasangan tersebut menunjuk kantor hukum Astiruddin Purba dkk selaku kuasa hukum. Dalam petitumnya sebagaimana dalil permohonan yang disampaikan kepada MK, kuasa hukum pemohon mendalilkan bahwa telah terjadi dugaan pelanggaran secara Terstuktur, Sistematis dan Massif (TMS) di Pilkada Tangsel.

Bacaan Lainnya

Beberapa diantaranya seperti disebutkan dalam poin permohonanya, kuasa hukum Muhamad-Saras menyebut ada dugaan keterlibatan oknum polisi aktif selaku Ketau RT wilayah Pondok Aren yang mengerahkan warga dan berkomitmen untuk mendukung petahana Benyamin-Pilar.

“Namun Bawaslu tidak juga melakukan proses penindakan dan bahkan melakukan pembiaraan terhadap pelanggaran pemilukada tersebut,” bunyi isi permohonan kubu Muhamad-Saras.

Mereka juga menuding pihak penyelenggara terlibat langsung dalam pemenangan pasangan calon nomor urut 3 (petahana). “Bahwa termohon sebagai penyelenggara tidak menjaga netralitas dan independensi dalam pelaksanaan Pilkada Kota Tangerang Selatan, dimana terdapat 280 anggota KPPS terlibat langsung sebagai tim sukses paslon nomor 3 dalam upaya pemenangan Pilkada Kota Tangerang Selatan,” sambung mereka lagi melampirkan bukti P-18.

Berita ini sudah tayang di : https://penapolitika.com/gugat-pilkada-tangsel-muhamad-saras-ngarep-mk-kesampingkan-syarat-batas-gugatan/

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *